Cara Membuat Finger Paint Sendiri untuk Balita, Resep Masak, Tanpa Masak, dan Versi untuk Bayi
Cara membuat finger paint untuk balita adalah memasak empat sendok makan tepung maizena dengan dua gelas air di api kecil sampai bening dan kental, lalu mendinginkannya dan memberi pewarna makanan. Cat masak ini cocok untuk balita yang masih suka memasukkan tangan ke mulut. Versi tepung terigu mentah untuk anak yang lebih besar, dan yogurt tawar untuk bayi.
Resep finger paint masak dari tepung maizena
Cat poster biasanya sudah masuk ke mulut balita dalam hitungan menit, Mams. Makanya, buat cat sendiri dari tepung maizena dan air yang dimasak, cukup sekitar sepuluh menit plus waktu mendinginkan.
Bahan yang dibutuhkan adalah empat sendok makan tepung maizena, dua gelas air, pewarna makanan, dan satu panci kecil. Pertama, aduk tepung maizena ke dalam setengah gelas air dingin di panci sampai tidak ada gumpalan, lalu tambahkan satu setengah gelas air sisanya dan taruh panci di atas api kecil.
Mams perlu mengaduknya terus tanpa berhenti. Setelah tiga sampai lima menit, cairan yang tadinya putih susu akan berubah bening dan mengental seperti vla. Angkat dari api begitu adonan sudah melapisi bagian belakang sendok.
Diamkan sampai benar-benar dingin, karena cat masih akan mengental saat mendingin. Setelah itu, bagi ke empat gelas kecil atau ke cetakan es batu, lalu teteskan tiga sampai lima tetes pewarna makanan ke masing-masing wadah dan aduk sampai warnanya rata.
Sebelum si kecil menyentuhnya, cek dulu suhunya di pergelangan tangan bagian dalam. Catnya harus terasa sejuk, bukan hangat.
Cat menggumpal atau terlalu encer, bagaimana cara memperbaikinya?
Gumpalan muncul karena tepung maizena bertemu air panas sebelum dilarutkan di air dingin. Coba deh saring catnya sambil ditekan dengan punggung sendok, nanti teksturnya halus lagi.
Kalau masih encer setelah dingin, berarti adonan diangkat terlalu cepat. Panaskan lagi di api kecil selama satu sampai dua menit sambil terus diaduk.
Kalau malah mengeras seperti jeli kenyal, takaran tepung maizenanya terlalu banyak untuk jumlah air tersebut. Kocok sambil menambahkan air hangat sesendok demi sesendok sampai catnya mudah dioleskan lagi.
Warna yang pucat bisa diatasi dengan menambah pewarna sedikit demi sedikit. Ingat juga, cat yang terlihat pekat di gelas akan tampak lebih muda setelah kering di kertas.
Versi tanpa masak lima menit untuk anak yang lebih besar
Kocok setengah gelas tepung terigu dengan setengah gelas air dingin sampai teksturnya seperti yogurt kental, lalu bagi dan beri warna dengan cara yang sama. Versi ini nggak perlu kompor dan bisa langsung dipakai.
Tepung mentah memang tidak untuk dimakan sebelum dimasak, jadi simpan versi ini untuk anak yang sudah tidak memasukkan tangan ke mulut, biasanya sekitar usia tiga tahun. Hasil keringnya juga lebih kasar dibanding cat masak, dan paling baik dipakai di hari yang sama.
Finger paint untuk bayi, pakai apa?
Untuk bayi yang sudah bisa duduk tegak dan masih suka memasukkan apa saja ke mulut, pakai yogurt tawar tanpa gula yang diberi setetes pewarna makanan. Taruh di nampan kursi makannya, bukan di atas kertas.
Cara ini hanya untuk bayi yang sudah biasa makan yogurt tanpa reaksi apa pun, Mama Papa. Buang sisa yogurt setelah sesi bermain selesai.
Kalau ingin catnya sama sekali tidak sampai ke mulut, masukkan dua warna cat masak ke kantong zip-lock yang tebal, keluarkan udaranya, tutup rapat, lalu tempel rata di nampan dengan selotip. Si kecil bisa menekan dan meratakan warnanya dari luar plastik, dan tangannya tetap bersih.
Bisa nggak diwarnai tanpa pewarna makanan?
Bisa banget, pakai sari bahan dapur, meski warnanya jadi lebih lembut. Aduk sedikit ke setiap gelas cat yang sudah dingin, yaitu parutan bit yang diperas dengan kain untuk merah muda, sejumput kunyit bubuk untuk kuning, daun pandan atau bayam yang diblender lalu disaring untuk hijau, dan bunga telang yang diseduh air panas untuk biru.
Kunyit meninggalkan noda di kulit, kuku, dan baju selama satu sampai dua hari, jadi pakaikan kaus lama saat memakainya. Warna alami juga lebih cepat pudar dan berubah kecokelatan dibanding pewarna makanan, makanya buat di hari yang sama dengan waktu melukis.
Persiapan supaya berantakannya tetap di satu tempat
Alasi meja atau lantai dengan taplak plastik atau kantong sampah yang dibuka lebar, lalu pakaikan si kecil kaus lama dengan lengan yang digulung. Siapkan juga lap basah dalam jangkauan sebelum catnya dikeluarkan, bukan sesudahnya.
Pakai kertas tebal, karton, atau sisi datar kardus bekas. Kertas HVS tipis akan langsung keriting dan sobek begitu terkena cat basah.
Kalau gambarnya mau disimpan, oleskan catnya tipis-tipis. Lapisan tebal butuh sehari untuk kering rata, lalu retak dan mengelupas setelah kering, yang nggak masalah untuk bermain tapi kurang pas untuk cap tangan yang mau dibingkai.
Cat tepung maizena yang dimasak bisa dibersihkan dari kulit, meja, dan sebagian besar kain dengan air hangat. Jangan lupa cuci baju yang terkena cat sebelum catnya mengering, ya Mams.
Berapa lama finger paint buatan sendiri bisa disimpan?
Simpan cat masak di wadah bertutup di dalam kulkas, maksimal tiga hari. Kalau ada air yang terpisah di permukaannya, cukup aduk lagi, lalu biarkan catnya kembali ke suhu ruang sebelum dipakai.
Buang catnya kalau berbau asam atau muncul bintik jamur. Cat tepung terigu tanpa masak dan cat yogurt tidak tahan lama, jadi buat secukupnya saja.
Kalau si kecil suka meremas dan mengoles, resep playdough buatan sendiri kami memakai bahan dapur yang sama, dan panduan sensory play membahas kenapa main berantakan tetap worth it meski harus bersih-bersih. Milestone tracker kami menunjukkan keterampilan tangan yang biasanya muncul di tiap usia, dan activity finder membantu saat Mams ingin mencari kelas seni di luar rumah.
