Parenting & Perkembangan

Usia Berapa Anak Sebaiknya Mulai Les Renang?

Kebanyakan anak bisa mulai les renang sekitar usia 1 tahun, usia paling awal yang direkomendasikan American Academy of Pediatrics. Sebelum itu, kelas untuk bayi tidak menurunkan risiko tenggelam. Kesiapan lebih penting daripada usia, jadi waktu yang tepat bergantung pada kenyamanan dan perkembangan anak kamu, bukan pada angka tertentu.

Usia Berapa Anak Sebaiknya Mulai Les Renang?

Apakah Ada Usia yang Tepat untuk Mulai Les Renang?

Ada batas bawahnya, dan di atas itu keputusannya lebih soal anaknya daripada soal usia. American Academy of Pediatrics menyebut les renang bisa dimulai untuk banyak anak sekitar usia 1 tahun, sebagai salah satu lapisan perlindungan dari bahaya tenggelam.

Hal tersebut bukan berarti setiap anak usia 1 tahun harus mulai tepat di hari ulang tahunnya. Panduan yang sama menegaskan bahwa setiap anak berkembang dengan kecepatan berbeda, jadi pertanyaan yang layak diajukan adalah apakah anak kamu sudah siap, bukan apakah dia sudah mencapai angka tertentu.

Di Bawah 1 Tahun Biasanya Terlalu Dini

Di bawah dua belas bulan, les formal tidak memberikan apa yang diharapkan orang tua. AAP tidak merekomendasikan program renang untuk bayi di bawah 1 tahun, dan menyatakan sampai saat ini belum ada bukti bahwa program seperti itu menurunkan risiko tenggelam pada bayi.

Alasannya soal tahap perkembangan, bukan sekadar kehati-hatian. Bayi di bawah satu tahun belum bisa mengoordinasikan gerakan yang dibutuhkan untuk berenang bertahan hidup, jadi waktu di air pada usia itu lebih soal kenyamanan dan kedekatan, bukan keterampilan atau keamanan.

Bagaimana Cara Tahu Anak Kamu Sudah Siap?

Kesiapan terlihat di tiga hal, dan tidak satu pun berupa kalender. AAP menunjuk kematangan emosi, kemampuan fisik dan perkembangan, serta seberapa nyaman anak berada di air sebagai hal-hal yang sebenarnya menentukan.

Cara praktis membacanya adalah dengan memperhatikan bagaimana anak kamu bersikap di dekat air yang sudah dia kenal, seperti bak mandi atau kolam dangkal. Anak yang tenang, penasaran, dan mau mengikuti satu instruksi sederhana lebih dekat ke siap dibanding anak seusianya yang panik.

Kalau ragu, tanyakan ke dokter anak kamu. Mereka mengenal perkembangan anak kamu dan bisa memberi tahu apakah sebaiknya mulai sekarang atau menunggu beberapa waktu, dan itu panduan yang lebih baik daripada tabel usia mana pun.

Risikonya Lebih Besar di Indonesia

Keamanan di air bukan kekhawatiran yang mengawang di sini. Tenggelam adalah salah satu penyebab kematian utama pada anak usia dini di mana pun, dan paling banyak menimpa anak usia 1 sampai 4 tahun.

Indonesia menanggung beban ini lebih besar daripada kebanyakan negara. Antara 2005 dan 2019, anak di bawah 5 tahun tenggelam dengan rata-rata 9,67 per 100.000 setiap tahun, jauh di atas angka global sekitar 4 per 100.000, dan kelompok usia ini menyumbang bagian terbesar dari seluruh kematian akibat tenggelam.

Itulah alasan sebenarnya untuk belajar berenang, lebih dari sekadar olahraga atau pencapaian. Les hanyalah satu lapisan perlindungan, dan bekerja berdampingan dengan pengawasan orang dewasa yang terus-menerus serta air yang aman di rumah, bukan menggantikan keduanya.

Apa yang Perlu Kamu Perhatikan pada Kelas Renang?

Mulai dari pengajar dan kelompoknya. Tanyakan berapa banyak anak yang dipegang tiap instruktur sekaligus, karena balita yang belum bisa berenang butuh diawasi sepanjang waktu, dan kelas yang terlalu besar diam-diam menghilangkan itu.

Lalu tanyakan seperti apa sebenarnya bulan pertama itu. Kelas awal yang bagus menghabiskan waktunya untuk membiasakan anak dengan air, mengatur napas, dan keterampilan bertahan sederhana seperti berbalik ke tepi kolam, bukan untuk teknik gaya renang yang belum bisa dipakai anak 3 tahun.

Sisanya adalah checklist biasa untuk kelas apa pun, dan sama pentingnya di sini. Panduan kami soal cara memilih aktivitas anak membahas jumlah anak per kelas, trial class, dan cara membaca apakah anak kamu benar-benar ingin datang lagi.

Begitu kamu siap mencari kelas, daftarnya bisa menyaring untuk kamu. Kamu bisa menelusuri kelas renang dan olahraga di daftar aktivitas Jakarta atau daftar Bandung, masing-masing menampilkan usia dan areanya di depan.

Pertanyaan Umum

Berapa usia paling muda untuk les renang?+
AAP menyarankan mulai sekitar usia 1 tahun untuk banyak anak, dan tidak merekomendasikan program renang formal untuk bayi sebelum 12 bulan, karena tidak ada bukti bahwa program itu menurunkan risiko tenggelam pada bayi. Bermain air sebelum usia itu boleh saja untuk kenyamanan dan kedekatan, tapi bukan pengganti les atau pengawasan.
Anak saya takut air. Apakah sebaiknya menunggu?+
Sering kali, iya. Kenyamanan di air adalah salah satu tanda kesiapan yang disebut AAP, jadi anak yang ketakutan biasanya lebih diuntungkan kalau mulai beberapa waktu kemudian. Pengenalan singkat yang tenang di rumah, di bak mandi atau kolam dangkal, cenderung lebih membantu daripada memaksakan les formal terlalu cepat.
Apakah les renang membuat anak saya kebal tenggelam?+
Tidak ada anak yang kebal tenggelam, dan menganggap les seolah begitu justru bahaya yang sebenarnya. AAP menempatkan berenang sebagai satu lapisan perlindungan yang bekerja berdampingan dengan pengawasan orang dewasa dari dekat dan air yang aman di rumah, bukan sebagai pengganti keduanya.
Kenapa keamanan di air begitu penting di Indonesia?+
Karena angkanya tinggi. Anak di bawah 5 tahun di Indonesia tenggelam dengan angka sekitar 9,67 per 100.000 per tahun antara 2005 dan 2019, lebih dari dua kali lipat angka global, dan anak kecil menanggung bagian terbesar dari kematian itu. Belajar berenang sejak dini adalah satu respons praktis, selain pengawasan.

Artikel Terkait

Cara Cek Apakah Daycare di Indonesia Benar-Benar Berizin
Belajar Koding untuk Anak, Apa yang Diajarkan Scratch dan Python
Apa yang Perlu Dicari saat Memilih Sekolah PAUD di Indonesia?

Temukan Aktivitas Anak Terbaik

Temukan, bandingkan, dan pesan aktivitas terbaik untuk anak Anda di 100+ kota di Indonesia.

Unduh Aplikasi