Cara Mengajari Anak Kidal Menulis, Menggunting, dan Bermain: Panduan Praktis Orang Tua & Pengajar
Tangan kidal anak nggak perlu diubah, yang perlu diubah itu tata letaknya. Miringkan kertas ke arah kanan sampai sudut kiri bawahnya mengarah ke bagian perut anak, dudukkan dia di ujung kiri meja, dan letakkan jarinya sekitar dua jari di atas ujung pensil. Soal tangan kanan untuk makan dan bersalaman tetap urusan terpisah yah, Mams.
Bekas yang belepotan itu persoalan kertasnya, bukan tangannya
Anak pulang dari kelas dengan sisi tangan kirinya ke abu-abuan dan kata terakhir di setiap baris tulisan jadi belepotan. Yang perlu diputar itu kertasnya, bukan tangannya. Coba miringkan kertas ke arah kanan sampai sudut kiri bawahnya menghadap perut anak, lalu geser kertasnya ke sebelah kiri badannya.
Anak yang dominan tangan kanan menarik pensil menjauh dari tulisan yang baru dibuatnya. Anak kidal justru mendorong tangannya untuk melintasi tulisan tersebut, jadi pangkal tangannya akan menimpa tinta yang masih basah kalau kertasnya nggak dimiringkan supaya tangan bisa jalan di bawah garis tulisan.
Posisi duduk mengurus sisanya. Di meja yang dipakai bersama, dudukkan anak di ujung kiri barisan supaya sikunya bebas bergerak ke ruang kosong, bukan menabrak rusuk anak sebelahnya. Jauhkan juga sumber cahaya dari bahu kanannya, karena sisi itulah yang kena bayangan tangannya sendiri.
Haruskah anak yang kidal dilatih ulang menggunakan tangan kanan?
Nggak perlu. Hello Sehat menyebut dengan jelas bahwa pemaksaan justru membuat anak stres dan menghambat proses belajarnya, dan Klikdokter bilang orang tua sebaiknya tidak pernah melarang anak menggunakan tangan kiri anak sama sekali.
Di sinilah keluarga Indonesia sering kebingungan, karena makan dan bersalaman dengan tangan kanan memang bagian dari sopan santun sehari-hari. Klikdokter memisahkan dua hal ini, yaitu tetap mengajarkan tangan kanan untuk makan dan bersalaman, sambil mencatat bahwa hal tersebut bukanlah sebuah keharusan.
Jadi Mama Papa cukup memegang dua aturan terpisah di rumah. Tangan kanan untuk makan dan bersalaman, sedangkan tangan mana pun yang lebih cekatan digunakan untuk memegang pensil.
Kalau anak masih pakai dua tangan, apa artinya?
Biasanya belum ada yang perlu dibereskan. Hello Sehat mencatat ada anak yang memakai kedua tangannya sama-sama aktif sampai usia lima atau enam tahun, jadi anak empat tahun yang melukis dengan tangan kiri dan makan dengan tangan kanan bukanlah masalah yang harus diselesaikan.
Mams cukup mengamati, bukan mengetes. Selama seminggu, perhatikan tangan mana yang lebih dulu menjangkau krayon yang ditaruh di tengah meja, meraih sendok, dan meraih bola, karena benda yang disodorkan melewati garis tengah tubuh anak justru menentukan jawabannya untuk dia.
Satu hal yang perlu dicegah adalah orang lain yang memilih untuk anak. Selama tangan dominannya belum menetap, nggak ada yang boleh memindahkan pensil dari satu tangan ke tangan lain, termasuk tentor yang ingin barisan kelasnya kelihatan rapi.
Gimana cara menata pensil dan gunting untuk tangan kiri?
Letakkan jari anak di pensil sekitar dua jari di atas ujungnya, posisinya agak lebih ke belakang dari kebiasaan sebagian besar anak, supaya dia bisa melihat huruf yang sedang dibentuknya dan nggak tertutup kepalan tangannya sendiri. Kalau pegangannya terus merosot ke bawah, tandai titiknya dengan setitik cairan tipex selama seminggu pertama.
Pilih pensil yang nggak perlu ditekan keras. Pensil dengan isi lunak dan batang segitiga atau karet pegangan mengurangi kebiasaan menekan yang muncul saat anak kidal nggak bisa melihat garis tulisannya, dan pulpen yang cepat kering bisa menggantikan pulpen gel yang belepotan sampai akhir halaman.
Gunting adalah hambatan yang sebenarnya. Gunting khusus tangan kiri punya mata bilah yang dibalik supaya garis potongnya tetap kelihatan, dan kalau di rumah atau di kelas nggak ada, berikan kertasnya ke tangan kanan anak dan biarkan dia yang menyodorkan kertas ke arah bilah, bukan memutar pergelangan tangannya ke atas.
Ada dua tanda yang menunjukkan kalau penataannya yang salah, bukan anaknya yang bermasalah. Pergelangan tangan yang melengkung ke atas sampai menyerupai bentuk cakar, dan anak yang cepat lelah setelah beberapa baris lalu mulai menekan pensilnya lebih kuat, dua-duanya muncul dari kertas yang nggak pernah dimiringkan.
Alat musik, raket, dan sisi kolam renang
Di dalam kelaslah anak kidal bertemu berbagai alat yang dirancang untuk orang lain, dan sebagian besar punya jalan keluar yang murah. Gitar bisa dipasang ulang senarnya dengan cara dipasang terbalik, atau tetap dipelajari dengan posisi tangan kanan, dan pilihan itu sebaiknya diambil sebelum periode pertama dimulai, bukan setelah dua periode berjalan saat jari anak sudah setengah terbentuk.
Violin di kelas kelompok selalu ditaruh di bahu kiri untuk semua anak, karena gerakan busurnya harus seragam satu barisan. Hal tersebut wajar kalau diminta oleh sanggar, dan Mams boleh menanyakan alasannya langsung ke pengajarnya.
Olahraga raket justru paling gampang. Bulutangkis dan tenis dimainkan dengan raket di tangan mana pun yang paling kuat, dan pola langkahnya cukup dibalik, jadi yang perlu dicek cuma apakah pelatihnya nyaman memberi contoh dari sisi sebelahnya. Di kolam, anak kidal biasanya lebih nyaman mengambil napas ke kiri, dan hal itu cuma memengaruhi posisi lintasannya saja.
Tiga hal yang perlu disampaikan ke pengajar sebelum kelas pertama
Cukup tiga permintaan, dan sampaikan sebelum kelas pertama, bukan setelah ada keluhan pertama. Mintakan tempat duduk di ujung kiri barisan atau ujung kiri meja bersama. Tanyakan apakah ruangannya punya gunting khusus tangan kiri, tawarkan untuk mengirim satu pasang kalau belum ada, dan minta supaya nggak ada yang memindahkan pensil anak ke tangan sebelahnya.
Pengajar yang bisa menjawab ketiganya dengan santai sudah memberi Mams gambaran soal tempat itu, dan yang belum pernah ditanya biasanya justru senang diajak bicara. Kalau Mams masih memilih-milih kelas, activity finder kami bisa menunjukkan kelas apa saja yang berjalan di sekitar rumah, dan milestone tracker membantu melihat tahapan motorik halus yang jadi dasar kemampuan menulis, tangan mana pun yang dipakai.
